pada satu titik

tesssss

Aku berdiri didepan jendela kaca yang besar di depan sebuah restoran. Tepat di depanku di dalam restoran seorang wanita sedang duduk. Dia sedang menunggu seseorang. Wanita itu berkemeja putih rapih, sepertinya dia baru saja pulang kerja. Tak lama seorang pria masuk dan langsung duduk didepan wanita tadi. dia langsung meminta maaf karena terlambat. Lalu mereka berdua kembali bercakap-cakap selama beberapa menit sebelum wanita tadi berdiri untuk ke membersihkan diri.

Setelah memastikan wanita itu berada di toilet. Pria tadi lalu mengeluarkan kotak merah kecil dari sakunya dan membukanya. Setelah melihat cincin didalamnya, dia menoleh ke arahku. Entah mengapa perasaanku berharap pria itu tidak melakukan ini. Aku melihat iba dan menggelengkan kepala mencoba membuat pria tadi membatalkan niatnya. Tapi Pria itu hanya mengepalkan tangannya dan kembali menggengam kotak kecil tadi.

Beberapa menit kemudian, wanita itu kembali ke tempat duduknya. Lalu secara tiba-tiba pria itu menyodorkan kotak merah berisi cincin diatas meja. Untuk sesaat aku bisa melihat ekspresi wanita itu seperti kecewa, lalu dia merubah ekspresinya menjadi terlihat sangat bahagia. Pria itu tersenyum sangat lega. Setelah memasangkan cincin dijari manis wanita tadi, mereka kembali bercakap-cakap, dan aku tetap berdiri diluar jendela mengamati.

Setelah beberapa saat mereka keluar dari restoran dan berjalan menyusuri jalan besar dibawah lampu jalan. Selama 20 menit aku terus membuntuti dari belakang. Mereka bergandengan tangan, dari belakang terlihat mereka diciptakan untuk berpasangan, tapi siapa yang dapat tahu masa depan mereka seperti apa. Tak lama mereka sampai disebuah rumah besar. Setelah berdiri saling berhadapan selama beberapa menit pria itu lalu mencium kening wanita tadi dan berlalu, sepertinya dia pamit untuk pulang.

Untuk beberapa saat wanita itu masih berdiri di tempatnya, dan tidak masuk ke dalam. Aku terus memperhatikannya, sepertinya dia sedang memastikan bahwa pria tadi sudah pulang. Tiba-tiba wanita membuka tas dan mengambil handphonenya. Beberapa detik kemudian wanita itu sudah berbicara di telepon.

“sayang, kamu kemana aja? Aku kangen nih…” wajahnya terlihat sangat berbeda dari sebelumnya, kali ini dia terlihat ceria dan antusias

“aku beru beres makan malam, kamu jemput ya sekarang?” wanita itu memindahkan telepon ke tangan kiri, dengan cincin yang masih terpasang di jarinya

Aku membalikan badan dan berjalan, Kata-kata berikutnya sudah tidak ingin ku dengar. Kasihan pria tadi, dia melompat untuk mendapatkan kebahagian, hanya untuk mengetahui kebahagiaan itu sudah didapatkan pria lain.

……………………………….

“Hi.. maaf aku terlambat”

Kau hanya tersenyum seolah berkata tidak apa-apa.

“kau tampak cantik sekali hari ini dengan berbaju putih”

Aku duduk dan mencoba mengajakmu menceritakan kabarmu hari ini. sambil terus memegang kotak di saku. Ketika kau beranjak untuk pergi ke toilet, aku mengeluarkan kotak kecil berwarna merah dan membukanya. Aku melihat kembali cincin yang sudah aku siapkan sejak tahun lalu. Aku menoleh keluar dan melihat aku yang berdiri diluar jendela kaca. Aku yang berada diluar sepertinya mengamati dari awal aku duduk disini. tiba-tiba aku yang berada diluar menggelengkan kepalanya dengan wajah iba, seolah melarangku untuk melakukan hal yang sudah kupersiapkan sejak satu tahun lalu.

Kau kembali ke duduk dikursi, dengan wajah yang sangat cerah. Aku pun memberanikan diri dan meletakan kotak berisi cincin itu diatas meja. Wajahmu sangat terkejut, untuk sesaat kau tampak kecewa meski kemudian kaupun langsung terlihat sangat bahagia. Aku bernafas lega dan melirik kearah aku yang berdiri diluar jendela. Tekadku sudah bulat…

Karena pada satu titik, meskipun kau tahu bagaimana ini akan berakhir kau tetap akan melakukannya.

Bandung – Juni 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s