i heard it through the wall

And there she was, looking very beautiful in her dress. All white when I know she’s not.

 

Acara dimulai jam 11, tamu-tamu sudah datang dengan kendaraannya masing-masing. Aku sengaja datang lebih awal, aku tidak ingin melewatkan satu detikpun dari acara ini. Meski sebagian besar undangan sudah datang tetapi  bintang acara ini belum juga hadir.” typical, dia selalu membuat orang menunggu.”

15 menit kemudian sebuah mobil sedang datang, paling mewah diantara mobil yang lain, berhenti tepat di atas karpet merah, seperti layaknya serorang bintang yang ingin ditunggu dia tidak segera keluar dari mobil, menunggu seseorang membukakan pintunya. “Dasar orang kaya.” umpatku

Begitu turun dari kendaraan matanya langsung melirik kepada beberapa orang yang memegang kamera, seolah sedang dalam gerakan “slow motion” dia turun dengan tanpa satu cela, semua terlihat indah, senyum ditebar kepada semua orang yang datang, seperti seorang puteri, dia sangat cantik.

Kemudian menyusul seorang pria jelek disebelahnya, old enough to be her father but dare enough to be her husband, memegang erat tangannya mereka mulai masuk ke dalam gedung diiringi dengan jepretan lampu blitz dari berbagai kamera. “Berlebihan” ucapku dalam hati.

Dalam sekejap upacara sudah selesai dari kejauhan aku dapat melihat dia dan suaminya menunjukan cincin dijari masing, “sudah resmi” batinku. Ketika bibir suaminya menyentuh bibir wanita itu aku mual, tak sanggup lagi aku melihat ini. Aku  harus pulang, perlahan aku turun dari pagar gedung.

Dan saat yang aku kira tak akan pernah terjadi tiba, Aku masih tidak percaya ketika … mendengar lagu yang kunyanyikan saat melamarnya dari balik dinding gedung resepsi…

 

@mega105: @fiksimini LAGU KENANGAN yang kunyanyikan saat melamar dinyanyikan lagi, aku mendengarnya dari balik dinding gedung resepsi.